Perkembangan dapat diartikan sebagai serangkaian proses perubahan yang progresif, sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Beda halnya dengan pertumbuhan yang kemungkinan perubahannya lebih pasti, perkembangan terdiri atas dua kemungkinan yakni bertumbuh atau mengalami kemunduran. Sedangkan remaja dapat diartikan sebagai proses transisi usia dari anak-anak ke dewasa, umumnya berkisar dari usia 12 – 20 tahun. Meskipun terkadang mendefenisikan usia remaja menjadi suatu hal yang tidak tentu dikarenakan banyak faktor seperti maturasi, budaya, history namun perubahan hormonal dan fisiologis remaja yang diikuti dengan perubahan fisik kebanyakan terjadi di rentang usia ini.
Ada beberapa ciri fisik pada anak perempuan yang berubah ketika mencapai usia remaja, dimulai dari pertumbuhan tulang-tulang yang mana pertumbuhan ini lebih cepat dari anak laki-laki dan berakhir di usia ±20 tahun, mencapai pertumbuhan badan yang maksimal setiap tahunnnya ,pertumbuhan payudara dikarenakan perubahan hormon dan organ dalam, tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kemaluan, haid atau menstruasi akibat matangnya esterogen dan progesteron yang tidak dibuahi, tumbuh bulu-bulu ketiak. Sedangkan ciri fisik pada anak laki-laki yang berubah ketika mencapai usia remaja, pertumbuhan tulang-tulang yang mana pertumbuhan ini berakhir di usia ±25 tahun, pertumbuhan tinggi badan mencapai tingkat maksimal setiap tahunnya, testis atau alat kelamin membesar, tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kelmaluan, awal perubahan suara dan jakung mulai kelihatan, ejakulasi, tumbuh bulu halus-halus di wajah seperti kumis dan jenggot, tumbuh bulu ketiak, rambut-rambut di wajah bertambah gelap dan tebal, tumbuh bulu di dada hal ini bergantung pada tingkat konsentrasi hormonal. Pada remaja perempuan maupun laki-laki mengalami perubahan organ dalam yang secara tidak langsung mempengaruhi afirmasinya.
Masa remaja merupakan periode yang penting, sebagian besar individu mengalami kehidupan yang menyangkut pertumbuhan dan perkembangan baik mental maupun fisiknya. Selama masa awal remaja ketika perubahan fisik berlangsung pesat, perubahan perilaku dan sikap juga berlangsung pesat. Individu pada masa ini tidaklah jelas dan terdapat keraguan akan peranannya, penyesuaian diri dengan kelompok adalah hal yang penting. Identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya.
Masa remaja juga dikatakan masa bermasalah karena pada usia remaja sering terjadi kesulitan dalam mengatasi masalahnya, terkadang bersifat negatif dengan menimbulkan kerusakan yang menjadikan orang tua dan orang disekitarnya menjadi takut. Remaja menganggap dirinya selalu mampu mengatasi dan mengontrol setiap masalah yang dihadapinya sehingga terkadang remaja dengan trial and error untuk mendapatkan sebuah kesenangan dari perilaku yang dilakukannya tanpa menimbang-nimbang efek negatif dari apa yang akan ditimbulkannya, hal ini juga tentunya dipengaruhi oleh personal fable remaja itu sendiri.
Ada beberapa ciri fisik pada anak perempuan yang berubah ketika mencapai usia remaja, dimulai dari pertumbuhan tulang-tulang yang mana pertumbuhan ini lebih cepat dari anak laki-laki dan berakhir di usia ±20 tahun, mencapai pertumbuhan badan yang maksimal setiap tahunnnya ,pertumbuhan payudara dikarenakan perubahan hormon dan organ dalam, tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kemaluan, haid atau menstruasi akibat matangnya esterogen dan progesteron yang tidak dibuahi, tumbuh bulu-bulu ketiak. Sedangkan ciri fisik pada anak laki-laki yang berubah ketika mencapai usia remaja, pertumbuhan tulang-tulang yang mana pertumbuhan ini berakhir di usia ±25 tahun, pertumbuhan tinggi badan mencapai tingkat maksimal setiap tahunnya, testis atau alat kelamin membesar, tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kelmaluan, awal perubahan suara dan jakung mulai kelihatan, ejakulasi, tumbuh bulu halus-halus di wajah seperti kumis dan jenggot, tumbuh bulu ketiak, rambut-rambut di wajah bertambah gelap dan tebal, tumbuh bulu di dada hal ini bergantung pada tingkat konsentrasi hormonal. Pada remaja perempuan maupun laki-laki mengalami perubahan organ dalam yang secara tidak langsung mempengaruhi afirmasinya.
Masa remaja merupakan periode yang penting, sebagian besar individu mengalami kehidupan yang menyangkut pertumbuhan dan perkembangan baik mental maupun fisiknya. Selama masa awal remaja ketika perubahan fisik berlangsung pesat, perubahan perilaku dan sikap juga berlangsung pesat. Individu pada masa ini tidaklah jelas dan terdapat keraguan akan peranannya, penyesuaian diri dengan kelompok adalah hal yang penting. Identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya.
*******
*******
Masa remaja juga dikatakan masa bermasalah karena pada usia remaja sering terjadi kesulitan dalam mengatasi masalahnya, terkadang bersifat negatif dengan menimbulkan kerusakan yang menjadikan orang tua dan orang disekitarnya menjadi takut. Remaja menganggap dirinya selalu mampu mengatasi dan mengontrol setiap masalah yang dihadapinya sehingga terkadang remaja dengan trial and error untuk mendapatkan sebuah kesenangan dari perilaku yang dilakukannya tanpa menimbang-nimbang efek negatif dari apa yang akan ditimbulkannya, hal ini juga tentunya dipengaruhi oleh personal fable remaja itu sendiri.



