Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Blogger Template From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jumat, 30 Desember 2011

Imagery

Berikut Seputar Tanya Jawab tentang Imagery!

SOAL
  1. Jelaskan bagaimana proses imageri berkaitan dengan rotasi! Berikan contohnya!
  2. Jelaskan bagaimana proses imageri berkaitan dengan ukuran! Berikan contohnya!
  3. Jelaskan bagaimana proses imageri berkaitan dengan bentuk! Berikan contohnya!
  4. Kemukakan bukti neoropsikologis mengenai persamaan antara imageri dan persepsi!


JAWABAN
  1. Rotasi mental merupakan pentransformasian secara rotasi gambar mental visual sebuah objek. Objek-objek tertentu yang memiliki sudut yang lebih besar memerlukan waktu yang lebih lama dalam merotasi dan dalam proses rotasi mental tersebut arah rotasi objek tidak berpengaruh. Jadi walaupun objek tersebut dirotasi searah jarum jam, berlawanan, ataupun pada dimensi kedalaman tidak memiliki pengaruh dalam melakukan rotasi mental. Oleh karena itu obyek yang secara fisik lebih kompleks (mempunyai banyak proyeksi) akan membutuhkan waktu lebih lama untuk diputar dan dicocokkan dibanding dengan obyek yang relatif sederhana. Selain itu, waktu respon akan lebih lama bagi stimuli yang terdegradasi. Stimuli terdegradasi merupakan stimuli yang tidak lengkap atau kurang. Dengan kata lain individu akan merespon lebih cepat gambar ataupun stimuli yang dikenalnya daripada gambar ataupun stimulus yang tidak dikenalnya atau yang baru.
  2. Apabila dikaitkan dengan ukuran, proses imageri secara fungsional ekuivalen dengan persepsi. Salah satunya adalah bahwa dalam proses imageri tersebut juga terdapat batasan-batasan resolusi. Resolusi merupakan kemampuan untuk membedakan elemen per elemen misalnya bagian-bagian suatu objek ataupun pada objek-objek yang secara fisik berdekatan. Dalam melakukan proses imageri orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua cenderung melakukan respon berdasarkan penggunaan dan pencitraan (kode imaji). Ukuran fisik juga mempengaruhi kemampuan resolusi-persepsi. Dengan kata lain, ukuran fisik juga mempengaruhi resolusi dalam proses mental.
  3. Sebagai contoh: ada batasan-batasan mengenai resolusi yang terdapat pada persepsi visual, yaitu kemampuan dalam membedakan elemen per elemen, misalnya saja bagian dalam suatu objek atau objek yang berdekatan secara fisik.
  4. Representasi mental lebih banyak menyerupai bentuk abstrak pada proposisi. Dalam mempersepsi bentuk, informasi yang sudah ada diolah yang berkaitan dengan pengalaman dan pemahaman sebelumnya. Persepsi menyangkut dengan pola-pola dan wujud dari sebuah objek. Sebagai contoh: bola kaki berbentuk bulat.
  5. Penentuan dimensi dan derajat kesamaan persepsi diperlukan untuk sebuah pengalaman untuk dihitung sebagai perumpamaan. Hal tersebut juga kontroversial, meskipun kemiripan permukaan, citra adalah fenomena sui generis, konseptual sangat berbeda dari pengalaman persepsi yang benar, atau apakah citra dan persepsi hanya berbeda dalam tingkatan, bukan dalam bentuk natural. Hume (1740) mengemukakan bahwa persepsi (kesan dalam terminologi) dan gambar (ide) tidak berbeda dalam jenis, tetapi hanya dalam kausal sejarah dan derajat "kelincahan" atau vividness.  Beberapa varietas perseptual imajinatif pengalaman dapat diambil untuk mengisi kontinum antara ekstrim ini. Persepsi yang keliru atau ilusif (membayangkan, misalnya, beruang terlihat samar-samar di dalam kegelapan semak), dan berbagai jenis non-menipu mengingat atau lihat dalam (seperti membayangkan suatu awan berbentuk unta, musang, atau ikan paus).
Semoga bisa menambah daftar istilah psikologi Anda sekalian, mohon kritik dan sarannya!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
 

Designed By Blogs Gone Wild!